Ulasan Pelanggan
Lihat apa kata pelanggan kami tentang pengalaman mereka bersama kami.
2300 ulasan
Sultoni19
Bangunan bersejarah. Mungkin dulu kala ini merupakan tempat favorit. Tapi sayang kondisi saat ini menurut saya kurang terawat. Sampah dimanamana. Terlebih di kolamnya, harusnya diadakan bebenah secara rutin agar dapat menarik wisatawan lebih banyak.
fai lubis
Tempat bersejarah. Tempatnya ndak banyak berubah masih terlihat asli. Jika masuk ke dalam melihat sekeliling benteng kita bisa berimajinasi bagaimana dulu tempat ini di pakai buat bertahan. Biaya masuk untuk 2 org 1 motor : - masuk Pantai teluk penyu total Rp. 15 k - parkiran di benteng Rp. 3 k - biaya masuk 7,5 k x 2 = Rp. 15 k Total Rp. 33 k
Bang Auky
Wisata sejarah yang berada di Pantai Teluk Penyu, Cilacap. Pemandangan cukup bagus, ada rusa, bangunan benteng dan terowongan. Kondisi kurang terawat, kurang nyaman dan panas.
Trio
Tempat ini sangat baik untuk belajar sejarah
Hermawan Suryadi
Saksi bisu sejarah betapa penjajah atau pihak asing pernah berkuasa terutama di tanah Jawa. Cilacap salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam yang ada sejak jaman dahulu. 1837 tahun Masehi benteng Pendem Cilacap ini dijadikan benteng pertahanan bagi Belanda untuk tetap berusaha berkuasa di Jawa selatan
Elfani Rahmawati
Tempat bersejarah, Benteng tua lumayan agak horor juga kelihatannya, sempat masuk ke Benteng juga dan berasa auranya dan udaranya dingin (kalau kata orang jawa singup). Kata anak anak yang menjadi guide kita, tempat ini dulu untuk penyiksaan orang orang Indonesia oleh Belanda dan Jepang, ada ruang bawah tanah juga buat penjara dan ruang penyiksaan.
Anggadipa Syahputra
Tempat nya kurang bagus untuk dijadikan objek wisata karena sangat sedikit sekali yg dapat dinikmati. Namun untuk sebuah peninggalan sejarah saya cukup terkesan.
arya boy_
Keren
Kristya Endah
Informasi Situs Budaya Indonesia Benteng Pendem Cilacap Benteng Pendem terletak di kawasan pantai Teluk Penyu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengahmerupakan benteng bersejarah peninggalan bangsa Belanda yang dibangun pada tahun 1816. Benteng Pendem atau dalam bahasa Belanda yang berarti Kustbatterij op de Landtong te Cilacap. Sedangkan dalam bahasa Indonesianya yang berarti Benteng Pendam atau Benteng yang terpendam. Bangunan yang merupakan markas pertahanan Hindia Belanda ini di bangun secara bertahap selama 18 tahun dari tahun 1816 dan selesai pada tahun 1879 yang menempati area seluas 6,5 hektar. Benteng yang pernah terbengkalai karena tertutup tanah pesisir pantai, kemudian pada tahun 1986 oleh pemerintah Kabupaten Cilacap dilakukan penggalian dan pemugaran di sekitar lokasi benteng. Sejak saat itu hingga sekarang Benteng Pendem sebagai bukti sejarah bangsa Indonesia di jadikan obyek wisata bersejarah. Kepala Dinas Paririwisata dan kebudayaan Kabupaten Cilacap, Indar Yuli Nyataningrummengatakan, “sebenarnya di sekitar lokasi Benteng Pendem yang sekarang terlihat, masih ada bangunan yang belum tergali. Menurutnya dibutuhkan pendanaan yang besar dan waktu yang cukup lama untuk penggalian. Selain itu, secara teknis dan struktur bangunan yang ada belum diketahui secara pasti mengingat Benteng ini terpendam tanah. Sampai saat ini, kami juga belum memiliki peta atau denah Benteng Pendem secara pasti”. Sejarah Benteng Benteng bersejarah ini, dahulu merupakan markas pertahanan tentara Belanda di Cilacap untuk menahan serangan musuh yang datang dari arah laut Selatan Pulau Jawa yang akan menguasai Cilacap. Pertahanan tentara Belanda di perkokoh dengan dukungan benteng-benteng yang lain di sekitarnya seperti Benteng Cepiring, Benteng Klingker, dan Benteng Karang Bolong yang berada di Pulau Nusakambangan. Namun pada tahun 1942 Benteng Pendem dan benteng-benteng pertahanan tentara Belanda lainnya dapat dikuasai oleh tentara Jepang. Selang tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1945, tentara Jepang meninggalkan Benteng Pendem dan benteng-benteng lainnya setelah kota Nagasaki dan Hiroshima di bom oleh tentara sekutu yang kemudian diambil alih oleh pasukan Banteng Loreng kesatuan Jawa tengah. Oleh Tentara Republik Indonesia (sekarang TNI-red), dan para pejuang, benteng ini dipergunakan sebagai pertahanan dan berlatih perang. Benteng Pendem mempunyai struktur bangunan yang terdiri dari beberapa bagian ruangan. Bagian ruangan yang ada di Benteng Pendem mempunya fungsinya masing-masing. Namun semenjak ditemukannya benteng ini, ruangan-ruangan sepenuhnya belum bisa diketahui. Saat ini hanya beberapa ruangan yang secara umum dalam Benteng dapat teridentifikasi, seperti ruang barak tentara, ruang tahanan, benteng pertahanan, ruang rapat, ruang pengintai, klinik pengobatan, ruang senjata, ruang perwira, ruang dapur, ruang amunisi dan peluru. Menurut informasi, Benteng Pendem menyimpan misteri dengan lorong bawah laut yang terhubung dengan benteng-benteng dan goa yang berada diPulau Nusakambangan. Konon lorong tersebut, kini tertutup tanah dan tergenang air laut karena dinding-dindingnya banyak yang bocor. Saat berkunjung ke Benteng Pendem, Kabari menjumpai sebuah pintu yang terbuat dari besi yang di gembok dan siapa pun dilarang memasukinya. Karena penasaran, Kabari mencoba mengorek keterangan pada warga setempat dan petugas setempat. Namun dari beberapa keterangan yang dihimpun, kesemuanya tidak bisa memastikan apakah pintu tersebut merupakan lorong bawah laut yang menuju ke Pulau Nusakambangan.
Arief Septian Fairuz
benteng bersejarah
Rastono Smart
Cilacap is my excellent home,I feel happy And proud has many interesting place
T Hangga PH
Tmpatnya lumayan bagus tapi nggk panas
Tulis Review di Aplikasi
Untuk menulis review, silakan gunakan aplikasi CilacapConnect. Download gratis!